Pendeteksian Salient Area Berdasarkan Wana Menggunakan Segmentasi Warna HSV

Pendeteksian Salient Area Berdasarkan Wana Menggunakan Segmentasi Warna HSV

Oleh:

Rona Hevvi Sustika

Pembimbing:

Yoanda Alim Syahbana, S.T., M.Sc.

Wawan Yunanto, S.Kom., M.T.

Abstrak:

Mata manusia akan menangkap informasi dari video berdasarkan daerah yang paling menarik. Daerah ini menjadi fokus utama penonton pada sebuah video yang disebut dengan istilah salient area.. Salah satu indikator penentuan salient area adalah warna. Pendekatan objektif dalam penentuan area salient memiliki kelebihan, yaitu lebih sedikit tenaga manusia yang digunakan, lebih efisien dalam proses, dan bisa memproses video dalam waktu yang jauh lebih singkat daripada pendekatan subjektif. Pada penelitian ini dibuatĀ  sebuah aplikasi desktop untuk pendeteksian salient area berdasarkan warna. Aplikasi ini memaparkan penerapan metode segmentasi warna dengan deteksi warna HSV, dimana dilakukan pemilihan sampel piksel sebagai acuan warna dan membuat rentang warna (threshold) dari nilai tersebut. Pemilihan sampel piksel menggunakan ruang warna YUV dengan mengambil nilai luminance-nya. Hasil dari pengujian nilai threshold pada nilai HSV didapatkan bahwa threshold = 20 merupakan rentang warna terbaik, karena dapat membentuk satu objek pada video. Dari proses tersebut maka akan terbentuk area dengan warna sesuai rentang warna pada nilai HSV. Hal ini menunjukkan bahwa metode segmentasi warna HSV dapat digunakan untuk menentukan salient area berdasarkan warna pada video.

Kata kunci : video, salient area, segmentasi HSV

photo hasil proyek akhir:

rona1 roan1 rona

Comments are closed.