Page 1
Standard

SISTEM PEMANTAU TANGKI DISTRIBUSI BAHAN BAKAR BERBASIS RASPBERRY-PI (HARDWARE)

Bahan bakar adalah bagian terpenting pada kendaraan, dimana bahan bakar merupakan cairan yang diubah menjadi suatu energi yang menggerakkan kendaran tersebut melalui proses pembakaran. Pada sistem distribusinya pemantauan bahan bakar dan posisi mobil menggunakan system Web merupakan sistem yang dirancang untuk memantau perubahan volume bahan bakar, yang diintegrasikan dengan pergerakan suatu mobil. Sistem menggunakan raspberry-pi yang dihubungkan dengan sensor level dan sebuah modul global positioning system yang akan mengirim data bahan bakar dan posisi kepada server database. Sistem dapat merekam level bahan bakar dalam tangki dan menampilkan pergerakan mobil dalam menempuh suatu rute tertentu. Tampilan pada server web berfungsi untuk menampilkan informasi bahan bakar dalam tangki dan posisi mobil kepada remote user. Uji coba dilakukan dengan melakukan monitoring dan pengukuran pada tangki yang diletakkan pada mobil yang bergerak dengan melihat perubahan level bahan bakar terhadap pergerakan kendaraan. Tingkat keakurasian level sensor dalam melakukan pengukuran yaitu 97,77% dan GPS dapat mengambil posisi lokasi mobil dengan update data setiap 2 detik.

Kata kunci : Raspberry-Pi, GPS,GPRS.

Standard

SISTEM AUTOMASI DISTRIBUSI PADA ALAT PENGUPAS BUAH PINANG

Mengupas buah pinang sangat sulit jika dilakukan secara manual atau menggunakan tangan. Pekerja akan membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikan pengupasan buah pinang jika diproduksi dengan banyak. Dipasaran banyak menjual pengupas yang hanya fokus pada pembelahan dan saat proses banyak terjadi kegagalan pada buah. Pembuatan kali ini menekankan pengembangan mesin pengupas pinang dengan menggunakan konveyor sebagai alat distribusi yang akan mengurangi banyak kegalalan pengupasan pada buah. Motor DC sebagai alat penggerak konveyor yang akan mengantar buah pinang ke gear pengupas. LCD Display Touch Screen ditambahkan pada alat ini untuk menampilkan HMI dengan fitur tombol on/off dan jumlah biji pinang yang telah dikupas. Untuk mengcounterbiji pinang menggunakan sensor photodiode yang dikontrol oleh sebuah MicrocontrollerArduino Uno

Kata kunci : LCD Display Touchscreeen, HMI, Display Counter,Photodiode,  Microcontroller Arduino UNO.

Standard

RANCANG BANGUN NODE FLOW TRANSMITTER PADA SISTEM AUTOMATIC WATER METER BERBASIS WSN

Erick Wijaya

Flow Transmitter adalah alat instrumentasi yang digunakan untuk mengirimkan (mentransmit) suatu besaran dalam nilai. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengganti media flow transmitter berupa kabel dengan metode WSN. WSN adalah sebuah jaringan yang bertujuan untuk menghubungkan perangkat menggunakan sinyal wireless. Untuk mendukung metode WSN digunakan sebuah modul radio frekuensi yaitu Xbee, dan untuk melakukan pengukuran flow maka digunakan sensor flow YF S201. Sensor flow YF S201 digunakan untuk mengukur laju aliran air dan dikonversi oleh mikrokontroller arduino uno menjadi satuan L/Min. Setelah mendapatkan nilai Flow maka Xbee transmitter mengirimkan data tersebut ke Xbee receiver.Prinsip kerja WSN harus menggunakan lebih dari 1 sensor dan hanya 1 receiver.Hasil yang di dapat dari kalibrasi menggunakan flow meter electronic turbine menunjukkan terdapat sebuah error dari flow meter YF S201 sebesar 4,2 %.Dari pengujian xbee menunjukkan xbee dapat mengirim dengan akurat hingga 45 m dan jika melebihi itu maka pengukuran sudah tidak akurat lagi.

Kata kunci : Flow Transmitter, WSN , Xbee ,dan Arduino uno

 

 

Image

Real Time Passenger Information System

Real-Time Passenger Information System (RTPIS)

Abstrak:

Jumlah kendaraan di kota- kota besar akan semakin bertambah seiring berjalannya waktu, begitu juga dengan kota Pekanbaru. Peningkatan volume kendaraan yang tidak disertai dengan peningkatan volume jalan akan menimbulkan masalah kemacetan lalu lintas yang tidak terhindarkan. Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemerintah Daerah Pekanbaru menerapkan sistem Bus Trans Metro Pekanbaru, yang dikenal dengan TMP pada tahun 2009. Diharapkan pengguna kendaraan pribadi akan beralih ke TMP. Namun hingga saat ini, TMP masih memiliki peminat yang rendah. Tidak sebandingnya bus yang beroperasi dan panjangnya jalur operasi menyebabkan selang waktu antar bus pada satu tempat menjadi sangat lama. Tidak adanya kepastian kapan bus akan sampai ke halte menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kegagalan sistem ini. Posisi dan kecepatan bus yang didapat dari modul GPS akan dibaca myRIO (Kontroler) dan dikirimkan ke database mySQL pada server PCR. Data tersebut akan digunakan untuk menentukan waktu sampai ke perhentian berikutnya. Data waktu akan ditempilkan pada situs web. Selain itu, alat yang dibuat akan dilengkapi NFC reader untuk pembuatan sistem pembayaran tiket yang akan memotong saldo berdasarkan jarak yang ditempuh.

Kata kunci: Real Time Passenger Information System, Trans Metro Pekanbaru, Global Positioning System, Near Field Communication